DAERAH akan maju bila tatakelola pemerintahannya update, yaitu inovatif, adaptif, akuntabel serta transparan dalam memanfaatkan sumberdaya sosial dan ekonominya untuk kesejahteraan rakyat. Tantangan terberat dalam mewujudkan tatakelola itu berpulang kepada pemimpin daerah dan organisasi perangkat daerah yang direkrutnya.
Oleh: Dr Hasanuddin Atjo MP/ Ketua Ispikani Sulawesi Tengah
Bagi sebuah kemajuan, maka strategi kepemimpinan dan pemanfaatan sejumlah inovasi aplikasi berbasis digital dalam tatakelola pemerintahan menjadi sebuah keharusan. Karenanya pemimpin dan organisasi perangkatnya harus familiar dan melek dengan tuntutan perubahan itu.
Pertanyaan besar selanjutnya adalah harus dimulai dari mana dan bagaimana cara mewujudkan daerah maju melalui tatakelola update.
Pemimpin Daerah
Pemimpin daerah yang update menjadi syarat mutlak bagi daerah yang ingin maju dan memiliki tatakelola yang baik. Proses melahirkan pemimpin di negeri ini telah diatur dalam undang-undang melalui mekanisme demokrasi, yaitu kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat.
Karena itu, ada tiga pilar penentu lahirnya kepala daerah berkapasitas update yaitu: masyarakat pemilik hak suara, partai pengusung, dan penyelenggara pilkada. Pemilik hak suara dan partai pengusung memegang peran dominan atas terpilihnya kepala daerah update.
Kedua pilar ini diharapkan memiliki frekuensi atau pengetahuan dan pemahaman yang sama terhadap kapasitas calon yang akan dipilih.
