“Tidak bias lewat kenderaan, jalan di tutup, soalnya ada demo warga di depan,” tulis, Iwan, salah seorang sopir travel kepada Trilogi.
Dalam aksi itu juga dikabarkan puluhan personil Samapta dan Polwan dari jajalan Polres donggala dikerhakan ke lokasi untuk mengamankan aksi demo tersebut.
“Katanya itu demo tuntut bupati turun. Kalau tidak turun tidak mau di buka jalan oleh warga,” kata Mama Rahmat.
Bakar Atribut Partai
Aksi unjukrasa warga yang menuntut lengser bupati Donggala, juga diwarnai dengan pembakaran beberapa atribut salah satu partai, yang digelar pagi itu sekitar pukul 10.00 Wita.
Aksi pembakaran bendera partai tersebut juga mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Tengah. Pasalnya, bendera yang dibakar itu diduga adalah bendera berlogo partai Nasdem.
