Ia menyebut, selama tiga tahun terakhir, pembangunan di Sulawesi Tengah telah menunjukkan hasil yang signifikan.
“Fakta pembangunan yang sudah dilakukan oleh Kak Cudy saat menjadi gubernur terbukti berhasil, dan itu tidak bisa dibantah,” ujarnya.
Anwar menambahkan bahwa siaran langsung debat ini akan menjadi tolak ukur bagi masyarakat dalam menilai kompetensi kedua pasangan calon.
Menurutnya, yang penting adalah kemampuan untuk membangun berdasarkan data, bukan sekadar janji politik.
Soroti pentingnya kepemimpinan berbasis data dalam pembangunan Sulawesi Tengah.
Dengan paparan data konkret mengenai pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan, pasangan calon dari Koalisi Sangganipa menunjukkan soliditas tim dan kesiapan untuk melanjutkan program-program transformasi yang telah dimulai.
Siaran langsung debat ini memberikan kesempatan bagi publik untuk menilai siapa yang benar-benar memahami kebutuhan dan tantangan Sulawesi Tengah di masa depan.
