Hal ini, tentunya akan menjadikan “Bargaining Position” terhadap niatnya untuk maju ikut berkontestasi di Pilgub Sulteng mendatang.
“Dengan realitas ini, artinya bahwa figur Hidayat Lamakarate adalah figur yang sangat layak berkonstetasi sebagai calon gubernur (cagub) di Pilkada Sulteng nantinya. Jika Hidayat mau menjadi cagub dan mempunyai kendaraan politik, kedua figur ini sepadan untuk berkontestasi” kata Misran Lawani, kepada Koran Trilogi.
Menurut Misran Lawani, figur Hidayat Lamakarate adalah sosok birokrat muda yang telah memiliki pengalaman dunia pemerintahan sepanjang karirnya sebagai seorang Apratur Sipil Negara (ASN) hingga mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahaan di Sulawesi Tengah.
“Hidayat juga pernah menjadi Pajabat Kepala Daerah dua kali yakni sebagai Pj Bupati Banggai Laut dan Pj Walikota Palu. Dengan segudang pangalaman dibirokrasi dan juga sebagai pejabat kepala daerah, tentu saja kapasitas dan kualitas seorang Hidayat Lamakarate tak perlu lagi diragukan untuk memimpin Sulawesi Tengah. Apalagi beliau, saat ini didukung oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola” katanya.
Selain kedua figure itu, kata Misran Lawani, ada terdapat figure-figur yang memiliki interpreneur yang layak untuk ikut berkontestasi pada Pilgub Sulteng yang tidak bisa dilihat sebelah mata. Sebagian figure itu yang di yakini memiliki kemamapuan untuk ikut berkontestasi yakni Hasanudin Atjo dan Anwar Hafid dan figure lainya.
“Hasanuddin Atjo sebagai figur yang menjabat Kadis Kelautan Perikanan Sulteng adalah seorang intelektual dan birokrat interpreneur, dengan kepakaran dan pengalaman beliau, yang dalam programnya nantinya akan mengedepankan pembangunan SDM dan ekonomi” jelasnya.
