Bupati Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, Kolonel Marinir (Purn) Darmin Sigilipu bersama Wakilnya Ir Toto Samsuri MSi, dinilai cukup berhasil menekan angka kemiskinan turun menjadi 2,67 poin di Tahun 2018.

Hal ini disampaikan oleh Akademisi, Ekonom Universitas Tadulako Dr M Ahlis Djirimu Ph.D, ketika hubngi trilogi.co.id, belum lama ini. Selama hampir lima tahun, kata dia, memimpin Kabupaten Poso Bupati Darmin Sigilipu banyak memberi dampak kemajuan yang signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang sebelumnya dikenal terkait rawan masalah keamanan adanya kelompok MIT.
Menurut Ahlis Djirimu kinerja makro ekonomi Kabupaten Poso dimasa kepemimpinan Bupati Darmin Sigilipu bersama Wakil Bupati Ir Toto Samsuri MSi naik dari 6,29% di tahun 2016 menjadi 6,36 % di tahun 2017. Jumlah penduduk miskin turun dari 42,23 ribu di thn 2016 menjadi 41,75 ribu di thn 2018.
Prosentase penduduk miskin turun dari 17,71 % di tahun 2016 menjadi 16,71 % di tahun 2018. Kedalaman kemiskinan turun dari 4,17 poin di tahun 2016 menjadi 2,67 poin di tahun 2018. Artinya penduduk di bawa garis kmiskinan lebih cepat naik menjadi tidak miskin.
Demikian pula, keparahan kemiskinan turun dari 1,38 poin di tahun 2016 menjadi 0,68 poin di tahun 2018 yang artinya ketimpangan sesama RT miskin menyempit.
“IPM Poso berada pada peringkat ketiga di Sulteng naik dari 68,83 % pada tahun 2016 mnjdi 69,78 % pada tahun 2017. Tantangan bagi pak Darmin terletak pada angka pengangguran naik dari 2,86 % pada tahun 2015 menjadi 3,69 % pada tahun 2017 mengingat dampak sosial cukup besar dan Kabupaten Poso berada di persimpangan terbebani masalah infrastruktur jalan” kata Ahlis Djirimu.
Sementata itu anggota DPRD Kabupaten Poso Safrudin Odjobolo mengatakan yang sungguh patut diapresiasi adalah upaya Bupati Darmin Sigilipu meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan dalam rangka penempatan birokrat dijajaran Pemda Poso terutama terhadap penempatan pemimpin OPD.
