
“Bupati Darmin melibatkan Asesor untuk menguji kompetensi SDM ASN sebagai mitra kerja guna merealisasikan Visi-Misi sebagai Bupati Poso dan itu termuat dalam Perda RPJMD Poso” kata Safrudin.
Terkait Pertumbuhan Ekonomi kata Safrudin tentu dapat terlihat dari dinamika kehidupan masyarakat yang telah beraktifitas secara normal dan tidak ada kasus yang luar biasa terkait soal ketersedian pangan. Kemampuan dalam menyediakan papan, sehingga aktivitas ekonomi berjalan normal untuk kebutuhan masyarakat.
“Saya melihat saat ini Bupati Darmin sedang memacu pembangunan Infrastruktur terutama jalan desa yang potensinya cukup memberi dampak yang sangat positif bagi eksitensi ekonomi masyarakat di Kabupate Poso.” kata Safrudin.
Dikonfirmasi terpisah Dr Misran Lawani MSi ahli agriculture di Kabupaten Poso melihat dari berbagai kelurangan yang ada, patut diapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso selama kurang lebih 3 tahun terakhir, dibawah kepemimpinan Bupati Darmin dan Wakil Bupati Toto Samsuri.

Berbagai prestasi di tingkat Provinsi maupun Nasional yang telah diraih. Telah mengakreditasikan 15 puskesmas dan berhasil menerima akreditasi madya bintang tiga untuk RSUD Poso.
Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) sekaligus Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Poso. Launching Peta Hutan Adat dan Wilayah Indikatif Hutan Adat, pengembangan potensi sidat, dan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso tahun 2018 oleh BPK RI Perwakilan Sulteng.
