Sebagai bagian dari tradisi pembaretan Polri, para Bintara Remaja menjalani long march yang menguji daya tahan fisik dan mental.
Dalam perjalanan, mereka menerima berbagai materi dari senior, termasuk teknik pengendalian massa dan pencarian serta penyelamatan (SAR) terbatas.
Baca Juga : Pelaku Penipuan Mengaku Pejabat Polda Sulteng, Ditangkap di Tangerang Selatan
“Pembaretan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi simbol kesiapan anggota dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kombes Pol Richard B. Pakpahan dalam sambutannya.
Di sela perjalanan, peserta berhenti di Kelurahan Poboya untuk melaksanakan bakti sosial.
