Menurut Rizal, kebijakan ini tidak hanya mengurangi fragmentasi aktivitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan pendapatan asli daerah yang nantinya dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat, seperti pembangunan jalan, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan.
Dalam konteks layanan kesehatan, Rizal menyoroti capaian Kabupaten Sigi yang memiliki dua rumah sakit pemerintah, yaitu Rumah Sakit Tora Belo dan Rumah Sakit Pratama Kauria di Desa Tangkulowi, Kecamatan Kulawi.
“Kami akan melanjutkan pengembangan fasilitas kesehatan, termasuk menambah puskesmas rawat inap di beberapa wilayah dan memperluas cakupan BPJS,” kata mantan Ketua DPRD Sigi dua periode tersebut.
Selain itu, program “Sigi Masagena Plus” tetap menjadi bagian integral dari strategi ekonomi berkelanjutan yang dicanangkan Rizal.
Program ini bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan dan setiap warga memperoleh layanan kesehatan tanpa terkecuali.
