TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PUPR PACU PERBAIKAN INFRASTRUKTUR PENDUKUNG PERTANIAN D.I GUMBASA

Melalui rilies yang diterima Koran Trilogi, untuk penanganan bencana D.I Gumbasa yang menjadi infrastruktur pendukung pertanian di Kabupaten Sigi sehingga bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat dengan meliputi dua Opsi, sebagi berikut.

  1. Opsi Jangka Pendek
    Opsi jangka pendek yang rencana selesai pada akhir tahun 2019 ini, areal potensial yang bisa dialiri seluas 1.070 Ha dari Intake sampai dengan BGKn 7. Untuk perbaikan opsi jangka pendek itu meliputi perbaikan Intake, Gravel Trap, sand Trap, Saluran Induk (7168 m), sekunder ramba (490 m) dan sekunder Kaluku Lau (1132 m), pembuang Pandere (1171 m) dan pembuang Sibowi (3000 m).

2. Opsi Jangka Panjang

Untuk Opsi jangka panjang dengan melakukan studi komperhensif D.I Gumbasa 8.180 Ha untuk TA 2019, meliputi pengukuran topografi saluran, bangunan, dan areal. Untuk penyelidikan geologi teknik, kegempaan dan potensi likuifaksi serta redesain jaringan. Untuk pelaksanaan kontruksi pada opsi jangka panjang saluran primer dan saluran tersier meliputi BGKn 7 sampai dengan BGKn 58 sepanajang 28.292 Kilometer. Kemudian untuk pelaksanaan kontruksi pada saluran sekunder Watang Pinang, kerusakan Sidondo, Lampio, Bora, Maranata, Tambulolo, Watubula, Soulowe Patua, Sidera, Karawana, Pangele, Jono Oge, Bora, Kalukubula, Biromaru, dan Petobo.

Bencana yang Gempa yang menimpa tiga wilayah yang terparah itu ternyata juga berdampak buruk terhadap bendung dan jaringan irigasi Gumbasa. Jaringan Irigasi Gumbasa sepanjang 36 Kilometer, diketahui 70 persen diantaranya mengalami kerusakan yang cukup berat.

Jaringan induk D.I Gumbasa rusak berat akibat bencana gempa. Foto Ist

Hasil inventarisir kerusakan pada bandung dan jaringan irigasi kemudian melaporkannya ke Direktorat Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR, maka disepakati dilakukan perbaikan pada jaringan irigasi yang mengalami kerusakan ringan sepanjang 7 kilometer, kemudian lainnya akan dilakukan redesain, guna menentukan layak dan tidaknya lokasi jaringan irigasi dipertahankan.

Sebelumnya proyek Rehabilitasi Jaringan irigasi D.I Gumbasa dengan metode pemasangan turap pada dinding saluran, dimulai sejak November 2016 lalu dengan total anggaran proyek senilai Rp 153.237.290.000 yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya. Hingga saat ini pihak perusahaan BUMN ini masih menyelesaikan sisah pekerjaanya dengan memasuki tahun ketiga pada kontrak MYC.

Penulis : Wahyudi / Koran Trilogi

Komentar
maks. 1000 karakter
  • Zenaida

    I couldn’t resis commenting. Well written!

    Herre iss myy wweb site; roloxxsx (Selma)

  • Alva

    Currentlpy iit seemjs like Expredsion Engne iis thhe top
    blogging platform out thhere right now. (from whatt I’ve read) Is thhat wha you’re usinmg on your blog?

    Allso visit myy wweb blog; professor fucks student

2 Komentar