Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

PT. BLACLIST MENANG TENDER DI SATKER BANDARA PALU

PALU – Proses tender di lingkugan Satuan Kerja Bandar Udara Mutiara di Palu dengan Agency Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, yang bersumber dana APBN 2016 lalu diduga dimenangkan perusahaan yang sudah diblacklist atau masuk daftar hitam di Portal Pengadaan Nasional LKPP.

Berdasarkan tayang website LPSE Kementerian Perhubungan RI, dimana paket yang dilelang yakni paket Pekerjaan Timbunan Tanah di Area Runway Strip, Pembuatan Saluran Terbuka, Pemasangan Pagar Pengaman Type A di Area Sisi Udara, 1 Paket (Lelang Tidak Mengikat) dengan kode lelang : 28916114 dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 69.955.000.000, yang dilelang sejak pengumuman tanggal 9 Desember 2015, atau penandatangan kontrak tanggal 7 Januari 2016 itu, dimenangkan perusahaan PT Karya Bangun Mandiri Persada dengan nilai penawaran harga Rp 66.456.800.000 atau 94,99 persen.

Dalam pengumuman penetapan pemenang, PT Karya Bangun Mandiri Persada (PT KBMP), juga tercantum alamat perusahaan yang beralamat di Graha KBMP Jl. RA. Kartini No. 42 Rawapanjang – Bekasi (Kota) – Jawa Barat dengan NPWP: 02.276.102.7-432.001.

Dan sesuai Perka LKPP Nomor 18/2014 tentang Daftar Hitam Dalam Pengadaan Barang/Jasa, yang merupakan perubahan dari Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) No: 7 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Operasional Daftar Hitam yang menegaskan: Daftar Hitam adalah daftar yang memuat identitas Penyedia Barang/Jasa yang dikenakan sanksi oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran berupa larangan ikut serta dalam proses pengadaan barang/jasa di seluruh Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/lnstitusi lainnya selama dua tahun.

Namun, aturan Perka LKPP tersebut rupanya tidak diindahkan oleh Satuan Kerja Bandara Mutiara, Palu, Sulawesi Tengah, Ditjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI dengan penetapan pemenang yaitu perusahan telah di-blacklist atau masuk daftar hitam.

Saat proses lelang yang diikuti 19 peserta, dan yang memasukkan penawaran harga hanya dua peserta yakni PT Karya Bangun Mandiri Persada (PT KBMP) dengan penawaran harga Rp 66.456.800.000 dan PT Dharma Perdana Muda dengan penawaran Rp 68.557.000.000. Kedua perusahan yang memasukkan penawaran harga ini diduga dikendalikan atau diusung satu orang peserta lelang, sedangkan perusahaan diduga dirental atau pinjam bendera.

Halaman Selanjutnya :Penetapan pemenang oleh PT. KBMP pada paket Pekerjaan Timbunan Tanah di Area...
Komentar
maks. 1000 karakter

    Jadilah yang pertama berkomentar.