Selain badan jalan utama, pengerjaan infrastruktur pelengkap juga berjalan paralel.
Progres fisik jalan Huntap Palu Donggala mencakup bahu jalan beton dengan mutu f’c 20 MPa yang telah dikerjakan tanpa hambatan teknis berarti.

Meskipun intensitas hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir, pihak kontraktor memastikan komitmen menjaga mutu tetap menjadi prioritas.
Untuk saluran drainase, dua tipe konstruksi yang digunakan, pasangan batu dimensi 110×80 cm dan saluran U DS-3 dimensi 90×100 cm telah selesai seluruhnya.
Baca Juga : Lewat Hibah JICA, Jembatan Palu IV Berdiri Megah, Tapi Belum Bisa Diresmikan
Begitu pula dengan saluran pelintas berupa tujuh unit box culvert yang terdiri dari satu unit berukuran 1×1 meter, lima unit 3×3 meter, dan satu unit ganda 3×3 meter.
“Seluruh box culvert sudah tuntas,” tegas Zulqarnain.
Pekerjaan dinding penahan tanah (talud) dengan ketinggian antara 160 hingga 180 sentimeter juga telah rampung.
Di awal pengerjaan, tim sempat menghadapi kendala teknis terkait posisi tiang listrik PLN, namun setelah koordinasi, pelaksanaan bisa dilanjutkan tanpa gangguan berarti.
Untuk pengendalian erosi di lereng jalan, PT Aphasco menggunakan matras perkuatan tipe 3 dan melakukan penanaman vegetasi.
