Baca Juga : Mandi Suap Duit Haram
Keterangan ini juga turut disampaikan oleh orang dekat pihak swasta, yang menyebutkan adanya pemanggilan terkait pengusutan proyek ini.
“Semua sudah dipanggil itu, Philips, PPK, Kepala Balai. Cuman tidak ditahu kenapa bisa aman-aman saja ?” tanya sumber.
Sementara itu penyelengara negara dari BPPW Sulteng yang terkait dalam urusan poryek tersebut yakni Rachman Dg Tinri yang memangku jabatan sebagai PPK Strategis II, mengakui dirinya telah memenuhi panggilan undangan penyidik.
Meski demikian ia memilih irit komentar ketika dikonfirmasi soal pemanggilan dirinya terkait mangkraknya proyek yang sudah dibiayai dari pinjaman Bank Dunia itu.
“Sudah pak !, kami sudah penuhi panggilan untuk selanjutnya” tulis Rachman melalui pesan whatsup yang diterima Trilogi Jumat 22 April 2022.
Baca Juga : Lelang Proyek Mencurigakan !
Sementara itu Kepala BPPW Sulteng, Sahabuddin yang dikonfirmasi dihari yang sama justru berkilah dengan dalih belum mengetahui adanya undangan panggilan dirinya bersama sejumlah stafnya oleh pihak penyidik Kepolisian yang terkait dalam urusan proyek itu.
Meskipun dari sejumlah keterangan yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber, disebutkan bahwa ada nama Kepala BPPW Sulteng yang turut dipanggil oleh pihak penyidik ketika itu terkait proyek yang tengah diusut Kepolisian.
“Pemeriksaan apa pak, Ngga ada tu !” cetusnya melalui pesan yang dikirim kepada Trilogi.
