Pemeliharaan berkala Jembatan di ruas jalan nasional ini merupakan bagian dari pekerjaan long segment ruas Jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol senilai Rp 11,4 miliar.
Pekerjaan pemeliharaan, meliputi perbaikan bawah jembatan dan bagian atas jembatan seperti lantai jembatan yang sudah mulai rusak, pengencangan baut jembatan dan pengecetan struktur rangka baja jembatan.

Berdasarkan data laporan berkala rehabilitasi jembatan pada paket Preservasi jembatan dan penanganan longsoran pada ruas jalan nasional Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol yang berkontrak pada 23 Februari 2024 itu, saat ini kondisinya sebagaian sudah mencapai 100 persen sebegaian item pekerjaan lainya dalam proses pelaksanaan.
Berikut ini 4 jembatan di Buol yang dilakukan rehabilitasi berkala yang ditangani oleh PPK 1.1 Provinsi Sulawesi Tengah dengan menggandeng penyedia jasa PT Alqybar Reski Mandiri dengan Nomor kontrak HK.0201/SP-PREV.JBT/Bb14.5.1/62 dengan total nilai kontrak Rp11.400.689.150, diantaranya sebagai berikut.
- Jembatan Inalatan dengan perbaikan Expansion Joint dan pemasangan Asphaltic, saat ini kondisinya sudah mencapai 100 persen
- Jembatan Bigo II dengan penanganan pekerjaan galian sedimentasi atau normalisasi kanal, saat ini kondisinya sudah mencapai 100 persen
- Jembatan Talokan dengan penanganan pemasangan bronjong di alur sungai yang berada di bawah jembatan, saat ini kondisinya sudah mencapai 100 persen
Perbaikan sejumlah Jembatan yang tersebar di sepanjang ruas jalan nasional Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol tersebut direncanakan rampung pada akhir Desember 2024 mendatang.
Diharapkan dengan dilaksanakanya pekerjaan pemeliharan jembatan nasional di Kabupaten Buol yang ditangani oleh PPK 1.1 Provinsi Sulawesi Tengah itu, akan menjaga umur layanan jembatan sekaligus mendukung konektivitas antar wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat, dan logistik di ruas Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol.
