TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PONTANG PANTING INFRASTRUKTUR SULTENG

Dari catatan penelusuran Trilogi.co, kondisi jalan Provinsi sebelum ada pelimpahan kewenangan sesuai Undang – undang 23 tahun 2014, panjang jalan provinsi mencapai 1680 kilometer  yang tersebar di wilayah kabupaten/kota se-Sulteng hampir semua sudah terkoneksi. Setelah ada perubahan pelimpahan kewenangan, jalan Provinsi menjadi jalan Nasional maka panjang jalan Provinsi menjadi 1411 kilometer.  Ironisnya diakui jalan mantap itu, telah masuk ke jalan nasional.

Dari yang berhasil dihimpun serta pantauan Trilogi.co dilapanagn beberapa bulan lalu, sampai saat ini, kondisi jalan mantap (baik dan sedang) masih 60,36 persen. Artinya, dari total 1.411.53 kilometer jalan provinsi, masih ada 39,64 persen jalan yang rusak ringan dan rusak berat. Jalan provinsi ini menghubungkan pusat-pusat produksi. Masalah lainnya adalah terdapat ketimpangan antara kemantapan jalan nasional dan jalan provinsi serta jalan daerah. Data tahun 2015, kondisi jalan yang mantap mencapai 93,83 persen dan tidak mantap 6,17 persen.

Untuk tahun 2017 ini,  Hasil penelusuran Trilogi.co, juga menemukan dalam rancangan anggaran, DPU Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng, menerima gelontoran dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp152.35 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK)  melalui APBN sebesar Rp21.75 miliar dana infrastruktur untuk penyelenggara jalan. Hal itu tentunya untuk mengejar target yang sudah ditentukan sebanyak 75 persen.

Dari ratusan miliar dana yang yang digelontorkan di tahun 2017 ini, diketahui untuk membiayai beberapa kegiatan peningkatan jalan, pembangunan jalan, pemeliharaan rutin jalan, serta pemeliharaan jembatan yang tersebar di beberapa daerah di Provinsi Sulteng.

Hasil riset Trilogi.co, dari beberapa sumber menyebutkan terkait dengan anggaran. Dari Total Rp174 miliar APBD dan APBN tahun anggaran 2017, yang digelontorkan oleh Pemerintah kepada Syaifulah Dajafar yang menahkodai DPU BMPR Prov Sulteng, sebagai berikut.

  1. Alokasi APBD Rp152.35 miliar dan Alokasi DAK APBN Rp21.75 miliar
  2. Target penyelenggaraan jalan sebanyak 79 persen.
  3. Peningkatan jalan sepanjang 30 kilometer
  4. Pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1.385 kilometer
  5. Dan pemeliharaan jembatan sebanyak 303 unit
  6. Pembangunan jalan 8 kilometer

Dengan mengusung slogan jalan provinsi mantap. Syaifulah Jafar gencar membangun proyek infrastruktur hingga kebagian pelosok di daerah Provinsi Sulteng. Mimpi besarnya menyediakan jaringan konektivitas di semua wilayah dan memupus kesenjangan ekonomi di sekujur daerah di Sulteng. Terbagi menjadi proyek strategis daerah, total kebutuhan anggaran infrastruktur pada 2017 mencapai Rp174 miliar lebih. Dari jumlah itu, Rp21.75 miliar pembiayaan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Lemahnya pengawasan untuk pembangunan dan perbaikan jalan dituding sebagai faktor utama kerusakan...
Komentar
maks. 1000 karakter
  • winpot

    Greetings from Florida! I’m bored to tears at work so I decided to browse your website on my iphone during lunch break. I really like the knowledge you provide here and can’t wait to take a look when I get home. I’m shocked at how quick your blog loaded on my cell phone .. I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyhow, very good blog!

  • og777

    Nice post. I learn something new and challenging on sites I stumbleupon every day. It’s always exciting to read through articles from other writers and use a little something from their web sites.

  • yyy كازينو

    This post is worth everyone’s attention. How can I find out more?

3 Komentar