
Menurutnya untuk penanganan jalan dan jembatan, baik secara pemeliharaan rutin ataupun berkala yang disebut Long segment yang ditangani lima PPK dibawah kendali satker PJN wilayah I, saat ini sebagian paket terus dipacu pekerjaannya dan sebagian masih dalam tahap penyelesaian kontrak.
Irfan menambahkan, untuk paket Long Segment tahun anggaran 2021 ini, pihaknya akan mengoptimalkan pelaksanaan paket-paket dilapangan di masing-masing wilayah kerja PPK. Karena sebagian pekerjaan paket yang dikerjakan tahun ini akibat recovery kondisi kejadian di tahun sebelumnya.
“Beberapa paket longsegment sudah terkontrak dan sebagian yang akan terkontrak yaitu untuk menangani akibat bencana alam. Untuk paket regular, dari anggaran yang sudah tersedia itu akan menangani sepanjang ruas kita. Jadi mohon dukunganya teman-teman untuk kelancaran kegiatan ini.” jelasnya.
Dari besaran anggaran terkontrak di Satker PJN wilayah I, total keseluruhan lima paket regular pada tahun 2021 sebesar Rp78.779.000, yang menangani ruas jalan nasional sepanjang 648,54 kilometer.
Antara lain PPK 1,1 akan menangani koridor Umu – Buol dengan nama paket preservasi jalan Umu – Paleleh – Lokodoka – Buol, dengan system kontrak MYC yang digarap oleh PT Tri sandi Yudha, dengan nilai kontrak sebesar Rp51,236.444.000 – untuk DIPA TA 2021 sebesar Rp29.000.000.000 sisahnya alokasi DIPA 2022.
Kemudian preservasi rutin jalan Umu – Paleleh – Lokodoka – Buol, digarap oleh PT Vertikal Tiara Manunggal dengan nilai kontrak senilai Rp7,878.613.500.
