Persinggahan pertama adalah Makam Guru Tua, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, yang terletak di Kompleks Masjid Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri.
Pasangan HANDAL memanjatkan doa dengan khidmat di hadapan makam pendiri Alkhairaat ini, sebuah tempat yang sangat dihormati oleh masyarakat Palu sebagai simbol pendidikan dan keagamaan.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Makam Datokarama, Jalan Selar, Kelurahan Lere. Makam ini dikenal sebagai tempat peristirahatan terakhir penyebar Islam di tanah Kaili, dan kunjungan ke sini oleh pasangan HANDAL menunjukkan penghormatan mereka terhadap sejarah dan budaya lokal.
Di sini, mereka juga menyempatkan diri untuk menjenguk juru kunci makam yang sedang sakit dan memberikan bantuan.
Baca Juga : Sulteng NAMBASO Anwar Hafid | Visi Besar Pasangan BERANI yang Siap Mengubah Sulawesi Tengah
Perjalanan berlanjut ke Makam Puenjidi di Kelurahan Kabonena, sebuah situs sejarah yang direhabilitasi pada masa kepemimpinan Dr. Hidayat sebagai Wali Kota Palu.
Terletak di atas bukit, kompleks makam ini menyimpan sejarah panjang Kota Palu, dan kunjungan pasangan ini menekankan komitmen mereka terhadap pelestarian sejarah dan budaya kota.
