Dinas PU-BMPR Sulteng terus meningkatkan kemantapan jalan dengan total panjang mencapai 29,4 kilometer yang membentang didua Kabupaten Provinsi Sulteng. Peningkatan kondisi jalan itu bertujuan memperlancar konektivitas di dua Kabupaten sehingga diharapkan mengurangi kesenjangan dengan wilayah lain.
Pekerjaan peningkatan ruas jalan Watumaeta – Sanginora, yang berlokasi Kabupaten Poso sepanjang 6,45 Kilometer dengan nilai konntrak Rp13,904.252.000 yang dikerjakan oleh PT Karya Baru Makmur, didanai oleh APBD Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK-Penugasan).
Baca Juga : 120 PESERTA OPERATOR & MEKANIK ENGINE ALAT BERART IKUT UJI KOMPOTENSI
Kemudian Peningkatan jalan Lawanga – Toyado, Kabupaten Poso sepanjang 12,95 kilometer dengan nilai kontrak Rp18,148.171.000, yang dikerjakan oleh PT Radjata Membangun Negeri, paket ruas ini juga terintegrasi dengan ruas jalan nasional yang ada di bumi Sintuwu Maroso.
Dan Peningkatan jalan Bilo – Tambun (Batas Kota Tolitoli) di Kabupaten Tolitoli sepanjang 10 Kilometer dengan nilai kontrak Rp26.149.511.000 yang dikerjakan oleh PT Wahana Cipta Lestari. Ketiga paket peningkatan jalan sepanjang 29,4 kilometer itu, hingga akhir tahun 2019 mendatang sudah berkondisi mantap dengan lebar antara 6,5-7 meter.
“Kontrak akan sesuai target rata-rata semua desember selesai. Sampai hari ini, penangananya mudah semua, tidak ada kendala. Kalau untuk ruas Tambun – Bilo itu progresnya sudah clas A sudah, dengan panjang mencapai empat kilo. Saat ini mereka sisah mengaspal. Rencana lepas lebaran ini, mereka sudah mengaspal,” jelas Asbudyanto.
