“Pembangunan yang sudah disepakati bersama dengan mengejar keterlambatan pekerjaan untuk tahap ke III. Semua ini akibat adanya keterlambatan pencairan dana desa,” kata Mohamad Nawir Laretei C, ketika disambangi dikediamanya belum lama ini.
Nawir sapaan akrabnya menambahkan pembangunan satu unit gedung PAUD di wilayahnya dibuat dengan ukuran 6 X 12.5 Meter yang akan memiliki empat ruangan dan dijadwalkan tahun ini sudah bisa digunakan untuk proses belajar anak-anak usia dini.
“TK PAUD ini memiliki empat ruangan dengan biaya pembangunan Rp18 juta. Sementara untuk lokasi tanah, kami mengeluarkan dana desa Rp17.500.000, untuk tempat berdirinya bangunan PAUD ini,” jelasnya.
