“Dengan keluarnya surat keputusan ini, semua kader harus tegak lurus dan bekerja gotong royong untuk memenangkan pasangan Cudy-SA. Ini bukan hanya soal politik, tetapi juga demi masa depan Sulawesi Tengah,” tegas Suryanto.
Pasangan Rusdy Mastura dan Sulaiman Agusto Hambuako disebut-sebut sebagai kombinasi ideal yang mengusung nilai-nilai nasionalis religius, yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan demografi dan keberagaman di Sulawesi Tengah.
Sosok Rusdy Mastura yang dikenal luas dengan sapaan akrab “Cudy” merupakan figur yang memiliki pengalaman panjang dalam memimpin daerah ini.
Sementara itu, Mayjen (Purn) Sulaiman Agusto Hambuako, dengan latar belakang militer yang kuat, diharapkan dapat membawa stabilitas dan keamanan yang lebih baik di Sulawesi Tengah.
Penunjukan Sulaiman Agusto Hambuako sebagai calon wakil gubernur oleh Rusdy Mastura bukanlah tanpa alasan.
Baca Juga : Ahmad Ali Sindir Pedas | Kemiskinan Tinggi, Pengangguran Melonjak & Jalan Rusak di Era Rusdy Mastura !
Dalam beberapa kesempatan, Cudy telah menyatakan bahwa Sulawesi Tengah membutuhkan pemimpin yang tidak hanya paham akan tantangan daerah, tetapi juga mampu menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang sering kali dihadapkan pada berbagai ancaman.
Kondisi kesehatan pasangan sebelumnya, Ma’mun Amir, yang tengah berjuang melawan stroke, juga menjadi salah satu faktor yang mendorong Cudy untuk mencari sosok yang bisa melanjutkan perjuangan bersama dalam Pilgub Sulteng 2024.
Pilihan jatuh pada Sulaiman Agusto Hambuako, seorang purnawirawan dengan rekam jejak yang tak diragukan lagi.
Namun, perjalanan politik Cudy menuju Pilgub Sulteng 2024 tidaklah mulus. Sebelumnya, Cudy sempat mengungkapkan kekecewaannya atas adanya dugaan upaya dari “konglomerat kapitalis” yang mencoba menjegal langkahnya.
