Secara total panjang penanganan untuk program padat karya tunai itu, meliputi beberpa item pekerjaan diantaranya kegiatan rabat beton, pembersihan longsoran, revitalisasi drainase jalan dan pengendalian tanaman.
Pembenahan semua kegiatan itu dilakukan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari ruas jalan, untuk meningkatkan kualitas layanan jalan nasional di sepanjang jalur kebun kopi.
“Kalau untuk panjang ruas penanganan, sepanjang ruas Tawaeli, Nupabomba, Kebun kopi, Toboli. Penangananya bukan kontrak, tapi swakelola saja” kata Nurhasana kepada Trilogi.

Menurutnya program padat karya Infrastruktur berbasis Masyarakat itu, dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat setempat melalui kegiatan pekerjaan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dengan anggaran swakelola.
