Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah melalui Satker PJN wilayah II, ikut mendorong ekonomi masyarakat setempat melalui program infrastruktur kerakyatan yang dikemas melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) yang menyasar penanganan jalan dan jembatan.
Pada Tahun anggaran 2022 ini, PPK 2.3 dibawah kendali Satker PJN wilayah II telah mengalokasikan anggaran swakelola untuk pemeliharaan rutin jalan dengan alokasi anggaran sebanyak Rp3,4 milyar untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal, sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai.
Selain jalan, PKT rutin juga dilaksanakan melalui pekerjaan pemeliharaan jembatan yang menggunakan skema swadaya masyarakat dengan anggaran sebesar Rp700 juta, misalkan untuk pengecatan rangka jembatan. Saat ini progres semua kegiatan padat karya tunai tersebut masih dalam tahap on the track.

Nurhasana yang menjabat sebagai PPK 2.3 mengatakan Program padat karya tunai ini dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.
