TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

MASTER (PLIN) PLAN PELABUHAN WOSU

Mahmudin, menilai rencana Pemerintah pusat dan Pemkab Morowali membangun pelabuhan komersial di desa Wosu, dianggap tidak tepat sasaran. Dengan suara tegas, dirinya menjelaskan kepada Trilogi.co, jika hal itu hanya akan menghamburkan uang negara dan menyebabkan mubazir. “Saya tidak pernah mendukung akan dibangunya pelabuhan itu. Gimana caranya mau dibangun pelabuhan lagi, sedangkan di Bungku sudah ada pelabuhan yang jaraknya hanya 18 kilometer dari desa Wosu,” tegasnya.

Andaikan itu dibangun, Kata Mahmuddin, itu akan kemudian menjadi mubazir nantinya. Sejauh ini di Kota Bungku penghasilan yang diandalkan hanya dari sektor perkebunan kelapa sawit saja dan nickel ore, sedangkan yang lainya seperti kopra, cokelat, itu saat ini sudah tidak ditemukan lagi. Namun hal ini, jelas tidak akan menunjang untuk pembangunan pelabuhan lagi. “ Saya tegaskan sekali lagi tidak mendukung adanya rencana pembangunan pelabuhan di Wosu. Mending saya di non jobkan dari jabatan saya ketimbang medukung dan terlibat rencana pembangunan pelabuhan itu. Tidak tahu kalau pak bupati. Ini coba kamu telusuri,” ungkapnya.

Memang saat ini desa Wosu digadang gadang akan ada rencana dibangun pelabuhan komersil dengan luas kurang lebih 4 hektar. Hal ini setelah diterbitkanya hasil study  Balitbanghub tentang Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Pelabuhan Wosu oleh pihak Kementrian Perhubungan.

Dari komunikasi diatas tadi, jelas tergambarkan jika pihak Kepala UPP Kelas III Kolonedale, Mahmuddin, yang saat ini menahkodai syahbandar di dua Kabupaten yakni Kabupaten Morowali dan Morowali Utara itu tidak mendukung adanya rencana pembangunan induk pelabuhan di Wosu oleh pihak pemerintah pusat. Anehnya fakta ini terbalik, justru Mahmuddin lah yang mendukung adanya rencana pembangunan tersebut kedepanya.

Hasil penelusuaran Trilogi.co dari beberapa sumber menyebutkan, tepatnya pada hari Selasa tanggal 12 dibulan Desember tahun 2017 lalu, Mahmuddin, lah menerima hasil studi dari Kepala Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan oleh  Ahmad di salah satu gedung hotel di Makasar.

Pada pertemuan ketika itu sebanyak 29 dari 45 hasil studi atau kajian Puslitbang diserah terimakan oleh masing masing Kepala wilayah syahbandar. Pada pertemuan tersebut, Mahmuddin, menerima dan mengagumi serah terima studi atau kajian Puslitbaghub untuk pelabuhan Wosu dengan dalih bermanfaat guna menunjang eksistensi dan menambah aksebilitas barang dan manusia di Kabupaten Morowali.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Saat itu dalam pertemuan mengenai 45 hasil studi tersebut, Kepala Puslitbang Transportasi...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.