Ia menegaskan bahwa KUR tanpa bunga ini memungkinkan masyarakat yang ingin membuka usaha nasi kuning, binte, atau pisang goreng, mendapatkan bantuan modal tanpa harus terbebani oleh bunga pinjaman.
“Manfaat Sigi Masagena Plus tidak hanya memberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga, tetapi juga menyediakan hibah modal usaha. Saat ini, sudah ada bantuan sebesar Rp 1,5 juta untuk pelaku usaha kecil yang sudah berjalan. Ke depannya, jumlah ini akan ditingkatkan hingga Rp 2,5 juta,” kata Jamaludin.
Lebih lanjut, Jamaludin menambahkan bahwa program ini tidak hanya menyasar pelaku usaha yang sudah berjalan, tetapi juga bagi pengantin baru yang belum memiliki usaha.
“Pengantin baru yang belum punya usaha akan dibantu fasilitas usaha dan diberi modal kerja. Ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga muda di Sigi,” jelasnya.
Manfaat Sigi Masagena Plus juga terlihat dalam komitmen pemerintah daerah untuk memberikan bantuan yang signifikan kepada ribuan kepala keluarga.
