Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

LOS DOL EMAS DONGI DONGI

Para penambang emas tanpa izin di Dongi-Dongi bukan hanya warga lokal, tapi informasi warga dari luar provinsi Sulawesi Tengah juga ada disana. Namun BTNLL memiliki kewenangan terbatas untuk melakukan pendataan maupun penindakan.

“Iya justru eskalasinya itu diawal tahun ini, bahkan kalau sebelum-sebelumnya itu ya, sembunyi-sembunyi jadi bukan steril. Diawal tahun ini kemudian menjadi marak,” jelasnya.

Kalau ditanya berapa banyak penambang, hal inilah yang sedang didata dan dirancang dengan pemerintah daerah dan juga pihak kepolisian bagaimana nanti bisa dilakukan operasi bersama. Untuk melakukan juga pembinaan, tidak semata-mata melakukan langkah represif.

“Data sekarang terakhir kami ada pengumpulan data ful baket disana kita mendata lebih dari 200 lubang, tapi pasti sekarang lebih banyak dari data kita” imbuhnya.

Penanganan aktivitas tambang emas Dongi-Dongi diharapkan bisa secepatnya dilaksanakan bersama pihak terkait dan dengan kepolisian. Jusman mebeberkan, pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk menutup lubang dari aktivitas tambang emas di Dongi-Dongi.

“Tadinya kita meyiapkan operasi penertiban dan dan penutupan lubang dan reklamasi, sebenanrnya sebelum pilkada, tapi mempertimbangkan situasi sempat terkendala soal itu. Kita nanti sama sama dengan pemerintah daerah untuk penanganan terpadu. Yang penting saya memastikan personil kita tidak boleh lah itu pagar sampai makan tanaman. Jadi kami pastikan kedalam, teman teman jangan menjadi bagian dari masalah” pintanya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah melalui pesan Whatsap, Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso dan Kapolres Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, belum menjawab terkait dengan pengamanan lokasi soal informasi aktifitas pertambangan illegal yang kembali marak di dusun Dongi Dongi. Sampai dengan berita ini terbitkan, pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah belum memberikan pernyataan resminya.

Saat ini penambangan emas liar di hutan lindung dusun Dongi Dongi telah merusak Lingkungan. Lebih cepat lagi, sudah puluhan nyawa tertimbun disana. Area restorasi hutan Dongi Dongi yang menjadi perlintasan satwa endemis Poso itu telah menjadi terbuka, gersang dan tandus.

Tak hanya menyebabkan hilangnya ribuan pohon yang besar-besar, pembukaan lahan tambang emas illegal itu juga mengancam keberagaman hayati dan masyarakat, serta membuka celah bagi para perambah hutan yang dilindungi itu.

Komentar
maks. 1000 karakter

    Jadilah yang pertama berkomentar.