Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penyediaan mobil tangki air tambahan.
Menurut laporan, curah hujan ringan yang terjadi pada awal November memberikan sedikit harapan. Namun, kondisi ini hanya diperkirakan mencukupi kebutuhan air hingga dua pekan ke depan.
Kebutuhan Mendesak
BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa tambahan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih secara lebih merata.
“Jika tidak segera diatasi, krisis ini dapat berdampak pada kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia,” ujar Andi.
Dengan curah hujan yang masih belum stabil, warga Bangkep terus berjuang memenuhi kebutuhan air mereka.
Krisis air bersih ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di tengah perubahan iklim.
Bangkep, yang secara geografis terdiri dari pulau-pulau kecil, rentan terhadap krisis air bersih.
Ketergantungan pada air hujan dan sumber air terbatas menjadi tantangan utama yang perlu diatasi dengan solusi jangka panjang.
