TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Konflik Agraria PT ANA Morowali Utara, Gubernur Sulteng Diminta Audit Menyeluruh

Hasilnya, lahir kesepakatan pelepasan sebagian lahan di lima desa, yang sebelumnya diverifikasi dan reverifikasi secara berjenjang melalui dokumen desa, data sejak 2016, hingga kesaksian warga dan aparat setempat.

Adapun lahan yang disepakati untuk dilepas berada di Desa Bunta seluas 282,74 hektare dari total 806,75 hektare, Desa Bungintimbe 659 hektare dari total 964 hektare, Desa Towara 266 hektare dari total 510 hektare, Desa Tompira 208,74 hektare dari total 291,93 hektare, dan Desa Molino 225,95 hektare dari total 291,9 hektare.

Lahan tersebut berada di luar kebun plasma yang dikelola perusahaan.

Namun hingga kini, kesepakatan tersebut belum dijalankan secara penuh.

Situasi di lapangan justru semakin kompleks, dipicu keterlibatan spekulan tanah, aksi pengambilan buah sawit secara ilegal, hingga kriminalisasi petani di areal konsesi ANA.

Halaman Selanjutnya :Kondisi ini memperburuk ketegangan sosial di wilayah Morowali Utara. Melakui siaran pers...