“Pemandangannya indah, ada sawah yang hijau, dan suasananya sangat tenang. Kami sering datang ke sini untuk bersantai,” kata Ridwan, Minggu 29 September 2024.
Tempat Berkumpul & Berfoto
Tak hanya menjadi penghubung jalan utama, Jembatan Poboya Kawatuna juga menjadi pusat berkumpul bagi anak-anak muda.
Mereka sering datang untuk berfoto di atas jembatan sambil menikmati keindahan alam yang disajikan.
Di akhir pekan, tempat ini ramai dikunjungi warga dari sekitar jembatan dan dalam Kota Palu, menjadikannya salah satu lokasi favorit bagi penggemar fotografi.
Apriyanto, seorang pedagang pentol keliling, mengaku senang karena dagangannya laris berkat ramainya pengunjung di jembatan tersebut.
“Sejak jembatan ini dibuka, banyak orang yang singgah untuk selfie dan jajan. Pendapatan saya meningkat, apalagi di hari Minggu, di mana banyak anak muda berkumpul di sini,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan & Pengaruh Ekonomi Lokal
Jembatan Poboya Kawatuna merupakan bagian dari proyek rekonstruksi jalan lingkar dalam Kota Palu yang dikerjakan oleh PT Bumi Karsa.

Proyek ini juga melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan didanai oleh program Infrastructure Reconstruction Sector Loan (IRSL).
