BPJN Sulawesi Tengah hingga saat ini terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala guna memastikan proyek ini berjalan lancar. Hal ini disebutkan bahwa penyelesaian jembatan ini sangat krusial sebagai sarana vital penghubung di Kota Palu.
Jembatan dengan Desain Unik di Sulawesi
Jembatan Palu IV tidak hanya memiliki peran strategis sebagai akses utama bagi mobilitas warga, tetapi juga menawarkan daya tarik arsitektural yang khas.
Dengan metode konstruksi ‘Balanced Cantilever’ atau kantilever keseimbangan, Metode ini memungkinkan struktur jembatan berdiri sendiri tanpa sokongan tambahan, mendukung beban sendiri dan kendaraan yang melintas di atasnya.
Selain itu, Jembatan penghubung di Palu diproyeksikan menjadi salah satu jembatan dengan desain unik di Sulawesi.
Desainnya tidak hanya memperhitungkan aspek estetika, tetapi juga ketahanan terhadap potensi gempa dan tsunami yang menjadi tantangan geografis di kawasan tersebut.
Sejak mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami pada 2018, rekonstruksi Jembatan Palu IV setelah bencana menjadi prioritas Kementrian PU melalui Dirjen Bina Marga.
