Sementara itu, pasangan lainnya, seperti Badrun Nggai dan Muslih hanya memperoleh 4.574 suara, sementara pasangan Nur Rahmatu dan Arman meraih 7.221 suara, dan pasangan Nizar Rahmatu dan Ardi hanya mampu mengumpulkan 67.341 suara.
KPU Parimo juga mengungkapkan bahwa jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 194.585 orang, dengan partisipasi pemilih yang cukup tinggi.
Hasil rekapitulasi suara PSU Parimo ini menandai berakhirnya ketegangan yang sebelumnya meliputi proses pemilu di wilayah tersebut.
Meskipun ada berbagai tantangan dan dinamika politik di lapangan, kemenangan pasangan Erwin Burase menunjukkan kekuatan dukungan yang solid di baliknya, sekaligus menegaskan bahwa rakyat Parimo telah memilih pemimpin mereka dengan suara bulat.
Seiring dengan penetapan ini, fokus kini beralih pada persiapan Erwin Sahid dalam melaksanakan visi dan misinya untuk pembangunan Parimo yang lebih baik, seiring dengan legitimasi yang semakin kuat pasca-PSU.
