Dalam skenario ini, Erwin Burase meraih 48.4 persen suara, mengungguli M. Nizar Rahmatu yang memperoleh 13.8 persen, Muh Nur Daeng Rahmatu dengan 12.7 persen, dan Yunan Lampasio yang mendapatkan 4.7 persen. Persentase responden yang belum menentukan pilihan berada di kisaran 20.3 persen.
Survei SMRC juga mengevaluasi elektabilitas dalam konteks pasangan calon, dengan Erwin Burase yang berpasangan dengan Abdul Sahid DG Mapato meraih 46.7 persen dukungan.
Pasangan M. Nizar Rahmatu dan Ardi Kadir memperoleh 18.9 persen, Muh Nur Daeng Rahmatu dan Badrun Nggai 13.2 persen, serta pasangan Yunan Lampasio dan Muslih mendapatkan 4.3 persen. Sebanyak 16.9 persen responden masih belum memutuskan pilihan mereka.
Menurut Deni Irvani, dominasi Erwin Burase dalam survei ini dapat dikaitkan dengan tingkat pengenalan nama yang sangat tinggi di kalangan warga Parigi Moutong.
Sekitar 71 persen responden mengenal Erwin Burase, jauh lebih tinggi dibandingkan pesaing terdekatnya, M. Nizar Rahmatu, yang baru dikenal oleh 46 persen responden.
Nama-nama lain, seperti Badrun Nggai, Muh Nur Daeng Rahmatu, Amrullah S Kasim Almahadaly, dan Yunan Lampasio, masing-masing dikenal oleh kurang dari 40 persen responden.
