Diketahui, kasus dugaan korupsi BBR yang anggarannya melekat di Dinas Sosial (Dinsos) Donggala mencuat setelah banyaknya masalah di lapangan, salah satunya di Desa Lero, Kecamatan Sindue. Masalah yang muncul timbul ditengah masyarakat karena sejumlah penerima bantuan tidak menerima bantuan tersebut.
Selain itu, banyaknya bantuan yang disalurkan tidak sesuai RAB, seperti kayu yang digunakan untuk bangunan rumah tidak sesuai speksifikasi.
Sebanyak 106 kepala keluarga di tujuh kecamatan terdaftar sebagai penerima bantuan BBR tahun 2017 yang dikerjakan oleh CV Mandiri Sulteng. Setiap unit rumah anggarannya Rp20 juta.
Penulis : Wahyudi / trilogi.co.id
