TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Vale Gagas Budaya Siaga Bencana bersama Pemkab Luwu Timur dan YPS

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) gandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur dan Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) membentuk Sekolah Komunitas untuk membangun budaya siaga bencana sejak dini.

“kepanikan yang tidak perlu tidak akan terjadi. Semua komponen dari guru sampai siswa, kepala sekolah sampai tata usaha, dan orang tua pun perlu dibekali Pengetahuan dan metode sehingga tercipta sebuah komunitas yang tahu harus kemana dan bagaimana ketika bencana itu dating,”tuturnya.

“Edukasi kebencanaan sangat penting diberikan kepada anak-anak karena mereka termasuk kelompok rentan saat terjadi bencana, selain perempuan dan lansia. Mudah-mudahan ke depan, materi ini dapat dimasukkan ke dalam kurikulum di berbagai jenjang pendidikan, sehingga ada kesadaran kolekif sejak dini untuk melakukan mitigasi bencana,” kata Bupati Luwu Timur Budiman.

Selain informasi potensi bencana di wilayah Luwu Timur, Kepala Pusat Studi Kebencanaan Universitas Hasanuddin Prof.Dr.Eng Adi Maulana, juga menyampaikan cara mengurangi resiko bencana dengan memahami dinamika potensi bahaya dan ancaman fenomena alam, serta memperkecil kerentanan yang ada di masyarakat dan menguatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan mitigasi dan kesiagaan bencana untuk mengurangi resiko bencana.

Baca Juga : Dukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Vale Akan Rebuild Furnace 4 dengan Melibatkan 1700 Tenaga Kerja

Tak hanya itu saja, juga disampaikan informasi potensi bencana dalam materi strategi dan implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Terkait pembangunan sekolah tangguh bencana, Prof Adi menekankan pentingnya tiga pilar utama, yakni fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah, serta pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana.

Terkait hal ini, YPS telah menginisiasi program Membangun Budaya Siaga dan Aman Menuju Sekolah Tangguh Bencana yang diharapkan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, Muh Zabur memaparkan pentingnya menerapkan sekolah aman bencana sebagai bentuk penmenuhan hak setiap anak, untuk memperoleh kehidupan yang aman dari bencana selama menempuh Pendidikan dan bagaimana kerangka kerja penerapan sekolah aman bencana.