Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) Provinsi Sulawesi Tengah, Ferdinan Kana’ lo, mengatakan, pihaknya tetap melanjutkan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana alam 28 September 2018 silam.
Menurutnya pihaknya ditugaskan oleh Wakil Presiden melalui Dirjen Perumahan Kementerian PUPR ketika itu, untuk membangun huntap sesegera mungkin bisa terbangun dengan data yang benar.

Diakuinya pembangunan huntap dibeberapa lokasi memang mengalami sedikit perseoalan sehingga memberikan dampak untuk percepatan pembangunan huntap itu sendiri. Namun hal ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar persoalan itu bisa terselesaikan.
