Penanganan darurat itu, tambah Agus, setelah plat duiker yang menghubungkan Kecamatan Bumi Raya dan Bungku Barat itu patah akibat dilintasi kendaraan bertonase besar, sehingga menyebabkan sedikit mengalami gangguan pada arus lalulintas dan menimbulkan terjadinya kecelakaan tunggal.
“Iya kondisi ini benar terjadi di lokasi plat Duiker yang Patah, jd untuk sementara di gunakan batang kelapa. Info dari lapangan truk jatuh akibat dari Sopir yang Ngantuk” bebernya.
Menurutnya akibat dari kondisi darurat itu, sehingga menimbulkan sejumlah kecelakaan tunggal dilokasi. Seperti yang menimpa sejumlah sopir tronton yang melintas di jembatan raha-raha yang terperosok kebagian sisi kanan jembatan. Kejadian itu, setelah para sopir dalam kondisi mengantuk.
“Kalau truk terbalik diatas pak kejadian tanggal 23 Desember, sore sebelum magrib. Mobil tronton beriringan sebanyak 7 tronton 10 roda. 4 tronton sudah lewat, yang terbalik tronton ke 5 muat exavator PC 300” ungkapnya.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, lanjut Agus, sejumlah mobil tronton terperosok kebagian sisi jembatan itu, akibat terlalu ambil kebagian sisi kanan jembatan sehingga sisi kanan jembatan mengalami ambelas dan menyebabkan mobil hilang kendali.
