Selama proses pelaksanaa, kata Taufik dalam paparanya, bahwa tujuan dari dilaksanakannya kunjungan itu adalah untuk memastikan seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh BWS Sulawesi III berjalan dengan lancar.
Baca Juga : Mengatasi Limpasan Banjir Dengan Metode Redimensi Parsial
Taufik membeberkan, pada kunjungan Monev yang diikuti oleh Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) WS. Palu-Lariang, WS. Parigi-Poso, WS. Kaluku-Karama bersama PPK Irigasi Rawa 1, untuk mendengar pemaparan terkait progres dan kegiatan kontruksi pembangunan D.I Salugan oleh kontraktor pelaksana dari PT Brantas Abipraya.
“Keluaran atau output yang dihasilkan dari kegiatan pembangunan D.I. Salugan ini adalah satu unit bendung dan panjang saluran irigasi 39,8 Km, dan volume outcome 2321 Ha. Total progress keseluruhan untuk pembangunan D.I. Salugan saat ini telah mencapai 90%” jelasnya.
Baca Juga : PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI D.I GUMBASA TAHAP II, MASIH MENUNGGU DESAIN TEKNIS
