Tidak berhenti di pendidikan dasar, Anwar meluncurkan Program Morowali Sarjana pada 2013 untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.
“Hanya dalam beberapa tahun, jumlah mahasiswa di Morowali meningkat dari 700 menjadi lebih dari 4.300 orang,” jelasnya.
Untuk memudahkan akses pendidikan tinggi, Pemerintah Kabupaten Morowali bekerja sama dengan Universitas Tadulako (Untad) membuka kampus cabang di wilayah tersebut.
Langkah ini membantu keluarga menghemat biaya pendidikan tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
Kesehatan Gratis untuk Semua
Di bidang kesehatan, Anwar Hafid Program Pro-Rakyat memastikan setiap warga mendapatkan layanan pengobatan gratis.
Pemerintah Daerah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Daerah (BPJSD) yang menjamin pembiayaan kesehatan di mana pun masyarakat dirawat, tanpa batas waktu dan biaya.
Selain itu, Pemkab Morowali meluncurkan program Gema Sebumi (Gerakan Selamatkan Ibu Hamil) yang berhasil menekan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan.
