“Produk-produk olahan petani lokal harus memiliki pembeda, yang menjadi nilai jual,” kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, belum lama ini.
Samuel menjelaskan bahwa Pemkab Sigi telah mendorong pegembangan Hortikultura sebagai program prioritas melalui kerja sama kemitraan pemerintah, swasta dan para petani.
Menurutnya saat ini sudah ada empat Desa mulai jalankan program prioritas ini dianataranya Desa Tuva, Bangga, Omu, Jono Oge. Dan ini secara khusus bekerja sama dengan ADRA.
Selain itu, tambah Samuel, pendampingan itu juga dilakukan melalui kegiatan workshop tentang peluang dan tantangan dalam membuka akses pasar bagi petani dan produk olahan lokal.
