TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Hilirisasi Terancam, Satgas PKA Sulteng Diminta Segera Selesaikan Sengketa Agraria

Follow TRILOGI untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik untuk follow WhatsApp Chanel & Google News

Sulteng – Satgas PKA Sulteng diminta untuk lebih fokus dalam menyelesaikan konflik agraria yang masih banyak terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.

Permintaan ini disampaikan oleh M. Ridha Saleh, mantan Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah, yang kini menjabat sebagai Tim Ahli Anggota Pelaksana Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

Baca Juga : Reformasi Agraria | Gubernur Sulteng Rusdy Mastura Tuntaskan 48 Kasus Lahan, Bagikan 1.400 Hektare Untuk Petani

“Satgas PKA Sulteng jangan bekerja tanpa arah. Mereka harus memiliki fokus dan target yang jelas dalam menangani konflik agraria,” ujar Ridha dalam keterangan tertulis, Senin (8/4).

Ia menekankan bahwa penyelesaian konflik agraria bukan perkara mudah karena bersinggungan dengan kepentingan regulasi, otoritas lintas sektor, rekayasa sosial, serta dampak ekonomi dan lingkungan.

Menurut Ridha Saleh, penyelesaian konflik agraria akan lebih efektif bila Satgas PKA Sulteng bekerja berdasarkan prinsip kesetaraan, keadilan, dan kesejahteraan bersama, serta bebas dari konflik kepentingan.

Ia menyebut bahwa konflik yang terjadi saat ini tidak hanya bersifat laten, tetapi juga manifes dan telah muncul di permukaan, terutama di sektor pertambangan, perkebunan, kawasan industri, pangan, serta proyek infrastruktur strategis.

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : 282,74 Hektare lahan Sawit PT ANA Dikembalikan Kepada Petani Desa Bunta