Follow TRILOGI untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik untuk follow WhatsApp Chanel & Google News
Sulteng – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, memanfaatkan audiens dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Selasa (18/3) di Jakarta, untuk membahas potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat dioptimalkan melalui sektor industri smelter dan peningkatan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor nikel.
Audiens ini juga dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, yang turut mendukung upaya meningkatkan pendapatan daerah di provinsi penghasil nikel.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Reny Lamadjido bersama kepala daerah lainnya, menyampaikan rencana untuk menggali lebih dalam potensi PAD Sulawesi Tengah dari industri smelter, yang dinilai sangat investatif dan memiliki nilai tambah besar bagi perekonomian daerah.
Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah hilirisasi nikel, yang dinilai mampu meningkatkan sektor PAD Sulawesi Tengah dengan cara yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Industri smelter, yang berada di kawasan penghasil nikel terbesar di Indonesia, berpotensi menjadi sumber utama bagi pendapatan daerah.
