“Yang memasok dari penyedianya, PT Wahana Cipta Lestari. Ada dokumen operasional yang dipersyaratkan,” kata kata Ali yang mengutip informasi klarifikasi pihak WCL.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul pemberitaan sebelumnya yang mempertanyakan asal-usul material proyek, legalitas sumber material dan status dokumen pertambangan yang berkaitan dengan proyek MYC tersebut.
Tak hanya soal legalitas, Ali memastikan material yang terpasang memenuhi spesifikasi teknis pekerjaan.
Jenis material yang digunakan disebut meliputi urpil, Kelas A, rabat beton dan aspal AC-WC.
Ali menyatakan material tersebut telah melalui pengujian laboratorium sehingga penggunaannya dinilai sesuai dengan spesifikasi teknis proyek.
“Material yang digunakan, urpil, Kelas A, rabat beton dan aspal AC-WC, yang terpasang sesuai dengan spek teknis karena ada pengujian laboratorium (JMD),” ujarnya.


