Geliat pembangunan lagi booming, akhirnya menguatkan dirinya untuk berfikir memutar otak untuk membeli lahan masyarakat untuk dijadikan lokasi produksi serta mengurus izin perusahaan tambang tersebut. Saat ini quary tambang galian C, PT Sirtu Karya Utama (SKU) dengan nomor IUP Produksi Nomor 525/509/PU.PERTAMBEN/THN.2007, dengan luas lahan produksi seluas 20 Ha kini telah berjalan lancar. Material hasil produksi milik PT SKU memiliki kualitas batu pecah sangat baik diantara sebagian penambangan galian C yang ada di wilayah itu untuk sebagai bahan campuran beton.

Persaingan usaha di dunia tambang di wilayah Kota Palu, dan Kabupaten Donggala, tak membuat Rocky Martianus kendor dalam menjalankan bisnis batunya itu. Sebab hasil survei sejumlah pengusaha suplier batu pecah yang ada tersebar di Kota Palu menyebutkan, jika bisnis tambang batu pecah milik Rocky, sangat diuntungkan dengan kualitas material batunya yang sangat baik. Tentunya hal ini hasil analisa dirinya sendiri setelah melihat peluang dan sumber kandungan material yang berada dilokasi tersebut.
Saat ini Pemilik perusahaan tambang galian C PT SKU, telah mempekerjakan sejumlah masyarakat yang tersebar di Kelurahan Buluri dan kelurahan Watusampu, Jumlah karyawannya terus bertambah, hingga mencapai diperkirakan 40 an orang yang tersebar diberbagai bidang di lokasi quary miliknya.
Dari usahanya itu, kini PT SKU telah melayani pemesanan dari se-Kalimantan, Pulau Ambon, se-Sulawesi, hingga Pulau Papua. Inovasi untuk menciptakan nilai tambah kembali dilakukanya. Rocky akhirnya menampung pasir di jety atau dermaga dari sumber material sungai di Kabupaten Sigi yang dikhususkan untuk melayani pemesanan pihak buyer yang membutuhkan komposisi material selain batu pecah atau pasir.
Menjual produksi split
