Tak cuma untuk kebutuhan sendiri, PT SKU juga membuka peluang untuk menjual produksi split miliknya. Dengan catatan, setelah kebutuhan internal terpenuhi. Dengan begitu, perusahaan ini berpotensi mengantongi pendapatan tambahan dari menjual split tersebut.
Pembukaan tambang terbuka split di Kelurahan Buluri adalah satu dari sejumlah rencana Rocky Martianus ketika itu.

PT SKU kini melayani system perdangan dan penjualan Coast And Freigh (CNF) dan Freigh On Board (FOB), batu split berbagai ukuran dengan harga bervariasi, mulai dari batu split ukuran ½, 2/3, 3/8, 5/7, 5/10, abu batu, batu bolder pondasi, Pasir Palu hingga batu gajah atau big stone. Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun di bagian produksi PT SKU, menyebutkan jika produksi batu pecah dari dua mesin Cruisher milik Rocky Martianus, sebulan mencapai 50.000-100.000 kubik.
Keberadaan PT SKU yang bergerak di bidang tambang galian C di kelurahan Buluri, membuat sejumlah masayarakat setempat merasa diuntungkan. Pasalnya, dengan beroperasinya tambang tersebut diawal tahun 2007 silam, mampu mempekerjakan masyarakat yang dahulunya diketahui berprofesi sebagai nelayan ikan, sopir lepas dan penambang batu rakyat.
PT SKU sejak beroperasi pada tahun 2007 silam telah melaksanakan iuran tetap yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diatur dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang PNBP seluruh penerimaan Pemerintah Pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan telah terpenuhi pada Tahun 2007-2017 dengan total iuran senilai Rp358,730,500.
