Menurut Renny, kawasan tersebut perlu memiliki roadmap pengembangan yang jelas serta ekosistem pertanian dan perkebunan terintegrasi agar dapat berjalan optimal sebagai bagian dari program pangan nasional.
Ia menilai kawasan KPN Talaga memiliki potensi pengembangan lebih luas karena berada di wilayah yang berdampingan dengan kawasan wisata danau dan laut.
Selain itu, infrastruktur dasar di dalam kawasan juga dinilai sudah cukup memadai.
Dalam peninjauan itu, Renny juga menyoroti pengelolaan kawasan yang dinilai belum berjalan maksimal meski memiliki potensi besar.
“Namun kondisi yang saya lihat belum dikelola secara baik dan maksimal. Saya datang ke lokasi ini untuk memastikan kondisi objektif dan terkini lokasi KPN,” ujarnya.
Renny mengatakan Gubernur Sulawesi Tengah telah memerintahkan percepatan tindak lanjut program tersebut setelah mendengar pemaparan langsung terkait kondisi KPN Talaga.
“Apalagi kemarin gubernur telah mendengar langsung dari Pak Ridha Saleh gambaran umum serta telah memutuskan untuk dilanjutkan,” sambungnya.
