“Seluruh ruas jalan ini kami tangani secara komprehensif, termasuk pekerjaan saluran berbentuk U, peninggian badan jalan ±3–4 meter, dan lapis perkerasan AC-Base 10 cm, AC-BC 6 cm, serta AC-WC 4–7 cm,” ujar Rizky Ananda.
Rizky Ananda yang juga alumni Mahasiswa lulusan S1 Teknik Sipil Universitas Tadulako itu menambahkan bahwa Proyek A1 Kota Palu juga mencakup pengembangan elevated road di wilayah yang dekat dengan sesar Palu-Koro.
Langkah ini, menurut dia, diambil untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap gempa bumi dan tsunami yang akan terjadi di masa akan datang.
“Elevated road didesain agar mampu menahan potensi kebencanaan seperti tsunami,” jelasnya.
Pihaknya memastikan bahwa Proyek A1 Kota Palu berjalan sesuai dengan desain dan konstruksi yang sudah disusun sejak awal, termasuk pemilihan material dan peralatan yang mengacu pada spesifikasi umum 2018.
Rehabilitasi ruas jalan dalam Paket A1 dilaksanakan oleh PT Bumi Duta Persada dengan durasi pelaksanaan selama 540 hari, terhitung sejak SPMK tanggal 7 Desember 2023 hingga 29 April 2025. PHO (Provisional Hand Over) dijadwalkan pada 29 April 2025.
Beberapa jenis pekerjaan utama yang sedang dilakukan pada Pekerjaan A1 di 15 ruas jalan tersebut, antara lain:
- Pekerjaan Saluran Berbentuk U tipe DS
- Pekerjaan Beton Struktur fc’30 MPa
- Peninggian Badan Jalan ±3–4 meter
- Pekerjaan Lapis Perkerasan AC-Base 10 cm
- Pekerjaan Lapis Perkerasan AC-BC 6 cm
- Pekerjaan Lapis Perkerasan AC-WC 4–7 cm
BPJN Sulawesi Tengah hanya menangani pembangunan dan rehabilitasi jalannya saja, sedangkan penataan arus logistik serta pengaturan tambahan di sekitar Jalan Rajamoili, Cut Mutia, dan 14 ruas lain di Kota Palu berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Palu bersama pihak-pihak terkait.
Selain menjaga kelancaran konektivitas, Paket A1 juga dirancang untuk memulihkan jalur logistik yang sempat terputus akibat bencana tsunami pada 2018.
“Tidak ada pembatasan atau prioritas kendaraan yang melintas di jalan ini, karena fokus kami adalah menghubungkan jalur yang terputus dan memulihkan kondisi beberapa ruas jalan di Kota Palu,” tutur Rizky Ananda.
