Dalam acara tersebut, kehadiran dr. Reny A Lamadjido juga menjadi sorotan. Sebagai seorang yang berpengalaman di bidang kesehatan dan pemerintahan, ia memulai kariernya dari bawah sebagai kepala Puskesmas Dolo hingga menjadi Direktur RSUD Undata dan RSUD Anutapura Palu.
Pengalaman ini memberikan pasangan BERANI keunggulan tersendiri, terutama dalam merancang program BERANI SEHAT, yang memungkinkan masyarakat Sulawesi Tengah mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.
Pasangan BERANI juga mengusung program pembangunan infrastruktur berupa tol desa sepanjang 1000 kilometer, yang akan membuka akses ke kantong-kantong produksi di wilayah pedesaan.
Program ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam kampanye mereka, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur dasar.
Baca Juga : Pasangan BERANI Siap Mendaftar di KPU | Anwar Hafid Janjikan Perubahan Besar untuk Sulteng
Dengan mengedepankan program Sulteng NAMBASO, pasangan BERANI berjanji untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Program ini diharapkan mampu mengangkat kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tengah secara keseluruhan.
Deklarasi ini menjadi momentum penting bagi pasangan BERANI untuk memperkenalkan visi dan misi yakni Program Sulteng NAMBASO di Buol secara luas.
