“Saya mengenal visi-misi mereka dengan baik dan melihat bahwa mereka punya kemampuan untuk membawa perubahan konkret,” ungkap Jamaludin dalam orasinya di Desa Langko, Sabtu malam (26/10).
Ia menyebut bahwa Rizal Intjenae dan Samuel Yansen Pongi memiliki pengalaman dalam manajemen pemerintahan yang dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis sebelumnya.
Tak hanya Jamaludin, tokoh masyarakat lainnya seperti Sven Denis Harold Lompe dan Estolei, Ketua Lembaga Adat Kecamatan Lindu, turut menyatakan dukungannya.
Harold mendorong warga untuk memilih pemimpin yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan rakyat kecil, sedangkan Estolei berharap bahwa Rizal Intjenae mampu membawa keberlanjutan pembangunan khususnya di sektor infrastruktur dan aksesibilitas, yang masih sangat dibutuhkan di Kecamatan Lindu.
Program Rizal Intjenae yang juga mencakup dukungan modal usaha, pemberian bibit durian unggul, serta KUR dengan bunga nol persen mendapat perhatian khusus dari kalangan petani dan pelaku UMKM.
Mereka berharap dapat terus mengembangkan usaha dengan lebih mudah, tanpa terbebani oleh biaya modal yang tinggi.
Dengan fokus pada peningkatan ekonomi rakyat dan pembangunan berbasis kebutuhan lokal, program Rizal Intjenae disambut hangat oleh masyarakat Sigi.
