Selain itu, stabilitas ekonomi yang mulai terlihat selama masa pemerintahan Irwan Lapatta dan Samuel Yansen Pongi juga menjadi alasan utama mengapa masyarakat mendukung pasangan ini untuk melanjutkan kepemimpinan.
Dalam survei yang sama, masyarakat Kabupaten Sigi merasa kondisi ekonomi mereka semakin membaik, yang dikaitkan dengan program-program pembangunan yang dijalankan selama beberapa tahun terakhir.
Namun, meskipun Poros Sigi Masagena Plus menunjukkan kekuatan yang dominan, tantangan dari pasangan-pasangan lain tetap tidak bisa diabaikan.
Baca Juga : Rizal Intjenai Siap Lanjutkan Warisan Irwan Lapatta | Program Pro Rakyat Sigi Jadi Prioritas !
Agus Lamakarate dan Samuel Riga, misalnya, mengandalkan dukungan dari partai besar seperti NasDem dan Gerindra yang memiliki basis pemilih kuat di beberapa wilayah di Sigi.
Sementara itu, pasangan Husen Habibu dan Ayub Wiliam Darawia dengan dukungan Partai Demokrat dan PKS mencoba menawarkan alternatif baru dengan janji-janji politik yang lebih inklusif dan pasanagan Nirwansyah Parampasi dan Hesty Yulita Rigo Laua Ntahu diusung oleh PKB, PAN dan Perindo.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Pilbup Sigi 2024 menjadi arena penting yang akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Sigi di masa depan.
Poros Sigi Masagena Plus, dengan segala kekuatannya, masih menjadi poros utama yang diunggulkan, namun hanya waktu yang akan menentukan hasil akhir dari kontestasi politik ini.
Semua pasangan calon harus bersiap menghadapi dinamika politik yang terus berkembang hingga hari pemilihan tiba.
