Menurut Bupati Amirudin, dengan diresmikanya PLTMG Luwuk ini, diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Banggai.
“Terima kasih yang setinggi-tingginya atas upaya yang telah dilakukan, muda-mudahan ini akan membawa berkah untuk semuanya, khususnya masyarakat Banggai”ujar Bupati Amirudin.
Dengan diresmikannya Proyek PLTMG Nonong ini, diharapkan nantinya akan memberikan dampak positif sekaligus akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banggai.

Hadir dalam acara peresmian First Gas-In dan First Firing PLTMG ini dihadiri oleh Kepala PLN/EVP Makassar, GM PLN Puspamro, Dirut PLN Enjinering Dimsar, GM JOB Tomory, Pemprov Sulteng, Deputi Kalsul SKK Migas, Forkopimda, forkopincam Batui, PT APCA, dan OPD Banggai.
Proyek PLTMG Luwuk Dukung Transisi Energi Terbarukan
Pemerintah terus mendorong proyek PLTMG Luwuk sebagai bentuk transisi hijau melalui energi baru terbarukan dan efisiensi energi. Hal ini merupakan upaya yang jelas menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, salah satunya proyek pembangunan PLTMG Luwuk 40 MW.
Proyek PLTMG Luwuk ini diharapkan mampu menghasilkan daya listrik sebesar 40 MW yang akan mengatasi masalah kelistrikan di Kabupaten Banggai. Ini akan melebihi kebutuhan listrik Kabupaten Banggai yang saat ini hanya memiliki beban puncak sebesar 25,8 MW.
PT PLN (Persero) telah menjalin kerja sama dengan JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi untuk memasok listrik sebesar 25 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) ke PLTMG Luwuk 40 MW.
Sejarah awal dilaksnakan proyek PLTMG Luwuk ini, awalnya PLTMG Luwuk 40 MW direncanakan untuk beroperasi secara komersial (COD) pada kuartal I/2019 dengan kapasitas 15 MW, dan di kuartal II/2019 dengan kapasitas 25 MW.
Namun, adanya beberapa kendala mengakibatkan penundaan, dan kini proyek PLTMG Luwuk 40 MW tersebut sudah tuntas dikerjakan dan siap beroperasi.
