Penanganan tanggap darurat langsung dilakukan pada hari yang sama dimulai pagi hingga siang hari. Pembersihan diutamakan pada lokasi longsoran besar.
Kepala dinas PU-BMPR provinsi Sulawesi Tengah, Syaifullah Djafar, melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Asbudyanto, mengatakan target utama penanganan darurat adalah jalan bisa fungsional. Alat berat diarahkan untuk membersihkan longsoran sehingga membuka arus lalu lintas minimal 1 lajur agar kendaraan yang sudah mengantri dapat melintas namun masih bergantian pada beberapa titik.

Foto dok PU BMPR
“2 unit exavator saat ini sedang mencoba membuka akses jalan ruas salua – sadaunta yangg bekerja sejak kemarin” kata Asbudyanto, yang dihubungi Senin 9 Desember 2019.
Ruas jalan Salua – Sadaunta merupakan bagian dari koridor ekonomi yang menghubungkan antara beberapa wilayah Kecamatan yang ada dikabupaten Sigi menuju kota Palu, ibu kota provinsi Sulawesi tengah. Ruas ini merupakan satu–satunya akses jalan provinsi yang menghubungkan Lintas Selatan dengan Lintas Utara di Provinsi Sulteng.
