“Saat ini para calon yang diusung Golkar baru mendapatkan surat tugas,” ujarnya.
Meskipun beberapa bakal calon gubernur mengklaim telah mendapatkan rekomendasi dari Golkar. Muhidin menanggapi hal ini dengan diplomatis, menunjukkan bahwa segala kemungkinan masih terbuka.
“Tidak bisa dikatakan ini tidak bisa, karena semuanya bisa, dan bisa juga tidak,” ujarnya.
Gubernur Sulteng saat ini, Rusdi Mastura, juga sedang melakukan penjajakan dengan Partai Golkar untuk maju di periode kedua. Dengan delapan kursi di DPRD Sulteng,
Golkar memiliki posisi tawar yang kuat. Selain Golkar, PDI Perjuangan memiliki tujuh kursi dan Perindo dua kursi.
Golkar masih dalam tahap analisis dan evaluasi yang mendalam sebelum menentukan dukungan resmi untuk Pilgub Sulteng 2024.
Proses ini menunjukkan betapa pentingnya data dan strategi dalam politik modern. Dengan survei tahap kedua yang akan segera keluar, Golkar dihadapkan pada pilihan yang tidak hanya akan menentukan arah politik di Sulteng, tetapi juga mempengaruhi elektabilitas partai di tingkat nasional.
